berita69.org, Jakarta - Informasi hoaks seputar pendaftaran bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia yang disalurkan dari Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama (Kemenag) marak beredar di media sosial (medsos).
Ditjen Bimas Kristen Kemenag menegaskan, seluruh informasi resmi hanya melalui website bimaskristen.kemenag.go.id dan akun media sosial resmi.
Kedubes Australia juga pernah membuat imbauan agar masyarakat tidak tergiur pembohongan yang mencatut nama Kedubes Australia.
Imbauan itu diunggah di akun Instagramnya, @kedubesaustralia pada 18 Juni 2025.
Advertisement
Berikut sederet ragam hoaks mencatut Kemenag dan Australia yang telah diverifikasi kebenarannya:
1. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Dana DAP untuk Umat Kristen dari Australia
Beredar kembali unggahan di media sosial klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 2 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Program Bantuan Dana DAP Untuk Umat kristen Di Seluruh Wilayah Indonesia Yang Di Salurkan Melalui Ditjen Bimas Kristen Hingga 1 Miliar Untuk kesejahteraan Saudara Saudari Umat Kristen Serta Pembangunan Gereja Di Berbagai Wilayah Indonesia.
Bagi Masyarakat Non Muslim yang belum menerima Bantuan DAP segera daftar sekarang sebelum pendaftaran Berakhir.
Untuk mengikuti program ini bagi umat kristen di seluruh Indonesia bisa menghubungi saya dengan menekan tombol pesan di bawah 👇"
Unggahan turut menyertakan video yang berisi cuplikan pengumuman bantuan dana, berikut isinya:
"Silakan daftar diri anda sekarang untuk bantuan dana Australia bagi masyarakat Indonesia
Salam sejahtera bagi kita semua, semoga Tuhan memberkati kita "
Terdapat menu kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia?
Simak hasil penelusurannya berikut ini...
